14 Mei, 2021
SELAMAT IEDUL FITRI 1422 H
13 April, 2021
Presiden Alumni Ngruki Sejak 2012
Amanah sebagai ketua umum atau Presiden Alumni, ikatan Alumni Pon Pes Islam Al Mukmin, IKAPPIM NGRUKI sejak 2012 - 2021.
Program Kerja pengurus Ikappim Pusat yang sedang dan sudah berjalan adalah (update April 2021) :
1. Pembuatan aplikasi database Alumni (16.000 anggota)
2. Pembentukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH Ikappim) terdiri dari alumni dengan profesi advokat, hakim, jaksa dan notaris.
3. Pembentukan Ikatan Makhad Alumni Al Mukmin (IMAM) saat ini ada 60 lembaga.
4. Tim Penulis buku "Kiprah Alumni Ngruki untuk Negeri" (Segera terbit)
5. Tim penulis sejarah Pondok dan Yayasan Ngruki (on proses)
6. Tim Riset Alumni terdiri dari para Doktor (hasil riset sudah selesai)
7. Dauroh Fiqih 1, mulazamah dengan ijazah Sanad kitab safinatun najah, peserta utusan IMAM.
8. Workshop Digital Fundraising 1 dan 2 kerjasama dengan IDBC kampung IT, peserta utusan IMAM.
9. Cor lantai 3 Gedung Ikappim center selesai (lanjut finishing)
10. Menerima Alumni baru angkatan ke 43 sejumlah 193 alumni, di acara Khutbah wadda.
09 April, 2021
SATU HARI TIGA GIAT
04 April, 2021
SATU HARI TIGA GIAT
04 Juni, 2020
Sambutan Awalussanah SMP dan SMA Al Abidin Surakarta
30 Mei, 2020
JANGAN TINGGALKAN GENERASI YANG LEMAH SECARA FINANSIAL
01 April, 2020
Sambutan Presiden Alumni Ngruki untuk anggota baru
Wada 2020
Kuliah bukan untuk menjadi pegawai atau karyawan.
- menempa analisis kita,
- analis matematis, analisis logis, analisis konklusif , analisis solutif, dan problem solver.
- ada 100 Trilyun koneksi di otak kita
- kalau isi otak kita ditulis, akan jadi 4 Milyar buku , jadi syukurilah, gunakan maksimal,
- otak manusia bisa menampung 1-10 Terabite data, tergantung jumlah neuron dalam organ otak
Dipondok kita ditempa dengan keras dan ketat,
Yang Laki laki, semua akan jadi kepala keluarga, juru dakwah, mubaligh, ulama dan tokoh masyarakat,
26 Agustus, 2019
MENJADI GENERASI KEDUA BISNIS KELUARGA
TAQDIR JUANG GENERASI KEDUA
Kang Rendy Business Notes,
24 Agustus 2019
****
Dalam beberapa waktu terakhir, Saya cukup sering bertemu dengan generasi kedua dari sebuah entitas perusahaan keluarga. Mungkin lebih dari 5 entitas dan polanya selalu sama. Para generasi kedua memiliki taqdir juangnya sendiri.
Biasanya sebuah perusahaan keluarga dimulai oleh generasi pertama yang gigih dan dominan. Determinasi generasi pertama ini sangat kuat. Itu sebab mereka bisa bertumbuh walau tidak didukung dengan kapasitas ilmu dan modal. Ketekunan yang membuat mereka jadi pebisnis hebat.
Karakter generasi pertama ini berbeda dengan generasi kedua. Generasi kedua relatif mendapatkan pendidikan yang lebih baik dari generasi pertama. Kehidupan sudah menanjak sejahtera, tercukupi dan kemudian langsung berhadapan dengan organisasi bisnis existing.
Sepintas kita melihat bahwa generasi kedua dari bisnis ini sangat enak hidupnya. Begitu besar, langsung punya perusahaan. Hidup nyaman, tanpa tantangan, tidak perlu berjuang.
Di titik inilah kita terkadang salah menilai generasi kedua. Bagi Saya, generasi kedua adalah generasi yang perjuangannya tidak mudah, bahkan lebih berat dari generasi pertama.
***
Berikut ruang perjuangan generasi kedua :
1. Berjuang membangun komunikasi lintas generasi
Generasi kedua adalah anak founder yang lahir pada zaman yang berbeda. Yang sudah jelas tumbuh dengan pola dan pendekatan yang berbeda. Cara hidup mereka pun juga berbeda.
Anda bisa membayangkan jika kedua generasi ini bertemu didalam sebuah board diskusi perusahaan. Apa yang sekiranya yang terjadi?
Generasi pertama dengan pola keyakinan yang tidak mudah diubah. Lalu ada generasi kedua yang sudah tidak sabar untuk menerapkan hal inovatif di dalam organisasi bisnis keluarga.
Bagi generasi kedua, pertumbuhan dan pencapaian adalah energi. Wajar, anak muda. Namun bagi generasi pertama, kestabilan dan kehati-hatian entitas dalam mengambil keputusan adalah sebuah keharusan. Tidak boleh ada negosiasi. Karena bagi generasi pertama, apa yang sudah dicapai harus dijaga baik.
Disinilah perjuangan generasi kedua. Tidak mudah untuk bersabar dalam komunikasi penuh kesantunan. Dimana para generasi pertama adalah orang tua kandung yang harus dijaga perasaannya dan memiliki hak veto penuh atas ide-ide yang dirasa berbahaya.
Maka Saya salut sekali pada generasi kedua yang tetap memutuskan membantu kedua orang tuanya dalam bisnis. Sungguh tidak mudah. Inilah perjuangan mereka. Sebagian generasi kedua yang lain memilih keluar lingkaran, berkarir sendiri tanpa bayang-bayang papa mama.
Salut pada generasi kedua yang masih bertahan.
2. Berjuang mempertahankan performa bisnis
Perjuangan generasi kedua berikutnya adalah mempertahankan pencapaian.
Apa yang sudah dicapai oleh papa mama harus terus bertumbuh. Bahkan tidak boleh menurun.
Maka klien yang sudah ada, tidak boleh lepas. Pelanggan yang sudah loyal, tidak boleh pindah warung. Disaat yang sama, generasi kedua harus berhadapan dengan customer yang biasanya diperlakukan sesuai kebijakan generasi pertama. Sekarang yang mengurusi berbeda dan pelanggannya harus tetap bertahan. Tingkat kesulitannya teramat tinggi.
Bagi generasi kedua, pencapaian dan prestasi hanya menyisakan komentar : "wajar, papa mama nya kaya raya, tinggal ngelanjutin"
Tetapi jika perusahaan gagal, komentarnya jadi berbeda : "memang berbeda ya, gak kayak papa dan mama nya,begitu mereka pegang, babak belur semua."
Itulah perjuangan generasi kedua. Tidak mudah. Perlu kerja keras dan usaha maksimal. Berjuang dibawah bayang-bayang kesuksesan generasi pertama.
3. Berjuang membunuh ego diri
Memutuskan membantu orang tua dalam membangun organisasi bisnis adalah keputusan membunuh ego. Bagi generasi kedua, hidup sendiri melanjutkan karir tanpa bayang-bayang organisasi orang tua adalah kebebasan yang menenangkan jiwa.
Maka bagi generasi kedua yang memutuskan membantu perusahaan keluarga, baginya adalah sebuah upaya membunuh ego diri, untuk kemudian membangun warisan pencapaian atas apa yang orang tua mereka telah bangun.
Diperlukan usaha melapangkan hati yang cukup keras, bagi generasi kedua agar hatinya damai saat masuk kedalam pusaran organisasi orang tua mereka.
Dimana papa mama masih ada, dimana keputusan bisa diveto kapan saja, dimana masih saja dianggap anak yang keputusannya belum kuat. Ini perjuangan yang perlu kita hargai.
***
Tulisan ini Saya buat agar kita dapat melihat dengan jernih apa yang dihadapi oleh generasi kedua. Setidaknya kita jangan melihat hal yang enak-enak saja. Kita harus melihat hal yang teramat mendalam di hati mereka.
Tulisan ini juga Saya tujukan kepada generasi kedua di seluruh bisnis keluarga yang ada. Bahwa sahabat-sahabat adalah pahlawan generasi, yang memutuskan melanjutkan perjuangan orang tua. Dimana Anda siap tidak punya nama di ukiran keberhasilan prasasti sukses perusahaan Anda.
24 Maret, 2018
PERGANTIAN DIREKTUR PONDOK PESANTREN AL MUJAHIDIN
LINK YOUTUBE :
https://youtu.be/iM2P42_7_DM
09 September, 2017
MUJAHIDIN基金会误解了我
一。我保留了一封信(物理信),数百名校友mujahideen小屋,我知道地址。
湾我写信给ngruki和MTA的小屋请求从那里santri溢出,或MTA成员的儿子。
温度。我做了一本小小的小册子,我亲自把它放在汽车和公共汽车上停放的时候,当时有一个安徽MTA,每天早上都在这里啊,Mangkunegaran。
天。我已经通过邮局访问了印度尼西亚的MTA分支机构,要求将一名新的学生候选人送到mujahidin小屋。
即我在MHFM广播上预订并支付了自己的广告mujahidin小屋这么多个月,广告接受新的santri。
F。关于接受新的santri,我填补了无线电MHFM上的mujahideen小屋的推广作为pesantren的负责人。
克我在Facebook和其他medsos上公布,邀请校友发送预期的新生,并帮助财政到mujahideen小屋,母校。 =从一开始我就一直咨询阿爸爸,即使我在一九九五年刚毕业的时候,我去了阿卜杜拉,要求他在马德拉斯·阿利亚一级做一个寄宿学校,但是他拒绝理由是有一个高中的木乃伊,所以要求MT毕业生继续SMA Mujahidin。
那时我向主席报告了当时的这个mujahidin的基础之一,Suparno Haji先生,关于这个问题,然后他的建议,我被要求创建自己的基础来开办Aliyah级别。
一。从展位开始,小屋主任是一个基金会的主席,所以控股持有人是基金会的主席。
湾从小屋的开始,nomboki减去他的财务小屋是一个基金会的主席,pak supaji朝觐。
温度。经过几十年的运营,基金会(日常董事会)从来没有去看过这个小屋,好像独自一人,没有任何责任关闭他的负面财务和其他问题。
天。我不得不迅速采取行动,通过从基金会外部挖掘施舍来补贴这个财政负担。和alhamdulillah步行,使山寨可以运行到现在。




















